ini bukan tentang impian yah, tapi tentang khayalan. loh kok khayalan sih? ya terserah gw donk, gw yang nulis ya suka-suka gw, hahaha...
Kamis, 16 Agustus 2018
Mari Bicara Tentang Cinta..
Kalau mau bicara soal Cinta, udah pasti ga ada abisnya deh.. Seluruh dunia tau, semua orang punya, dan setiap manusia mengalami nya.. Cinta itu sangat unik loh, dia bisa menjadi hal yang sangat menyenangkan untuk diceritakan tapi sekaligus bisa menjadi hal yang sangat menyedihkan untuk diingat-ingat lagi..
Sebagian orang sangat suka membahas dan berbicara dengan lantang soal Cinta. Tapi sebagian juga ada yang enggan dan bahkan merasa lebay jika ngomongin Cinta. Jadi kamu yang mana? haha.. Kalau aku, aku suka membahas banyak hal tentang manusia dan kehidupannya, tentunya Cinta itu termasuk di dalam nya hehehe..
Tapi sayang nya kisah ku soal Cinta itu engga banget untuk di ceritakan, jadi kalau mau tau silahkan tanya langsung aja yah soalnya ga akan ku share disini hahaha..
Kita hidup didunia yang penuh akan Cinta, bahkan Cinta diagung-agung kan sebagai motivasi dan alasan terkuat seseorang berjuang melampaui batasan dirinya. Entah itu Cinta untuk Tuhan nya, Cinta untuk keluarganya, Cinta untuk pasangan nya atau bahkan Cinta untuk hartanya. Suka engga suka, kita hidup dikelilingi oleh Cinta dengan segala antek-anteknya.
Ketika kita lagi jatuh Cinta, kita bisa menjadi orang yang sangat berkorban. Kita bisa rela melakukan apa aja untuk membuat orang yang kita Cintai bahagia. Dan seketika kita bisa lebih mementingkan orang lain dari pada diri kita sendiri. Tiba-tiba jadi orang yang perhatian banget, tiba-tiba jadi baik banget dan jadi rela berkorban, tiba-tiba jadi semangat melakukan apapun.
Cinta memampukan kita untuk melakukan hal-hal yang sulit, bahkan yang tadinya enggan kita lakukan pun jadi bisa kita lakukan dengan sukarela atas nama Cinta, hahaha..
Atas nama Cinta kita bisa melakukan banyak hal gila dan hal-hal yang ga pernah kita kepikiran sedikitpun oleh kita. Sampe ketika Cinta itu hilang kita jadi mikir, "kok aku bisa bego banget yah dulu hahahaha"
Tapi ironisnya adalah, kita hidup didunia yang penuh dengan Cinta namun banyak orang yang terluka dan tidak bahagia.. Dan lebih lucunya lagi adalah, justru banyak orang yang terluka itu ya karena si Cinta yang seharusnya membawa kebahagiaan.. Lalu buat apa ada cinta? (biasa nya ini pertanyaan yang ditanyakan orang-orang galau yang baru ditolak atau patah hati karena putus cinta). Aku sendiri ga punya jawaban atas pertanyaan itu, karena kisah cintaku selama ini selalu berakhir tragis, hiks..
Pernah ga sih kamu suka sama seseorang tapi Cinta kamu ga berbalas? alias bertepuk sebelah tangan.
Cinta tapi ga bisa memiliki.. Mau ketemu tapi ga bisa, chat pun ga direspon, mau telp tapi takut, kamu kangen banget ama dia tapi kamu ga tau harus berbuat apa dan ga bisa berbuat apa-apa juga.
Kamu melakukan segala cara untuk menarik perhatian dia tapi dia tetap cuek dan ga perduli. Bahkan sampai titik dimana kamu lagi hangout dan happy-happy sama teman-teman kamu pun kamu ga berasa bahagia, kamu cuma pura-pura bahagia aja didepan teman-teman kamu tapi didalam hati kamu, kamu menangis.. Dan kamu berasa hidup terasa begitu hambar hanya karena dia ga membalas Cinta kamu, sampe kamu berpikir "buat apa ada cinta?"
pernah kaya gitu?
Atau pernah ga kamu hidup bertahun-tahun tanpa Cinta? Tanpa feeling apapun? Kamu kerja, jalan-jalan kemana pun kamu mau, melakukan semua yang kamu suka, punya banyak teman, hidup setiap hari dengan canda dan tawa, hidup serasa bahagia dan tanpa beban hingga kamu bosan.. Dan sampai suatu ketika pas kamu pulang kerumah lalu kamu masuk kamar, kamu duduk dan terdiam.. Ga bisa berpikir apa-apa? padahal kamu ga lagi sedih, ga lagi badmood, ga lagi ada masalah juga. Hidup kamu berjalan dengan lancar, semua baik - baik aja, tapi entah kenapa kamu merasa hampa.. Merasa seolah kaya robot. sampai kamu berpikir "kayanya aku butuh Cinta"
pernah kaya gitu?
Well ya setiap insan didunia jelas pasti pernah ngalamin salah 1 dari efek negatif dari si Cinta itu sendiri. Nama nya juga manusia yang berperasaan pasti pernah bergumul dengan perasaannya.
Kegagalan ku atas Cinta selama ini memberiku banyak sekali pelajaran berharga, alih-alih mendapatkan jawaban "kenapa harus ada Cinta?" Aku malah menemukan cara bagaimana supaya tidak tersakiti oleh Cinta, hahahaha.. (Seriusan? iya seriussssssss..!!)
Ada pepatah bilang Cinta iut kata kerja, artinya ya kalau ada orang yang bilang Cinta maka orang itu harus berusaha membuktikannya dengan perbuatannya. Tapi yang nama nya sebuah usaha akan selalu di ekori oleh yang namanya ekspektasi, dan kamu tau? Itulah akarnya kenapa Cinta bisa begitu menyakitkan.. Yaitu ketika kamu ga mendapatkan balasan yang sesuai dengan ekspektasi kamu..
Kamu chat dia, kamu berharap dia balas chat kamu eh rupanya chat nya cuma di read dan ga di balas ama dia, kamu Cinta dia tp dia engga Cinta kamu, maka timbul lah kekecewaan itu. Ketika kamu mencintai seseorang, tanpa kamu sadar kamu pasti punya ekspektasi untuk dicintai balik oleh orang yang kamu Cintai betul kan?
Karena Cinta berbanding lurus dengan EKSPEKTASI. Semakin besar Cinta dan pengorbanan nya biasanya akan semakin besar juga Ekspektasinya. itulah alasan kenapa begitu banyak pasangan ribut dengan alasan pasangan nya ga bisa mengerti dia, pasangannya begini, pasangan nya begitu.. hahahaha..
Dan yah jujur, itulah yang menghancurkan aku selama ini. Ketika aku PDKT ama seseorang lalu orang itu ga respon, aku langsung kecewa dan mundur hahahaha.. Sue bener dah..
Lalu mungkin kah Mencintai tanpa Ekspektasi?? Jawaban nya GA MUNGKIN LAAHH.. Hahaha.... lalu gimana donk?
Aku sadar, emang ga mungkin mencintai tanpa expektasi tapi bukan berarti ga ada solusinya.. Beberapa tahun lalu aku menemukan sebuah gambar Quotes yang mengubah cara pandang dan cara pikir ku secara total.
Terjemahan nya kurang lebih seperti ini :
Suatu hari seorang manusia bertanya kepada Tuhan "apa bedanya CintaMU dan Cintaku?"
Tuhan tersenyum dan menjawab "burung diudara itulah CintaKU dan burung dalam sangkar itulah Cintamu"
Dan jegeeeerrrrr aku serasa di hantam petir..
Ketika kamu bilang Cinta, tanpa kamu sadar kamu pasti berekspektasi untuk memiliki, dan dasar dari keinginan untuk memiliki itu adalah ego, hal yang lumrah dan manusiawi memang, tapi hal itu lah yang banyak menghancurkan manusia..
Cinta erat kaitan nya dengan ego, meskipun kamu memberi dan berkorban untuk orang yang kamu Cintai, tetap aja kamu melakukan itu semua atas dasar ego kamu, soalnya yang kamu lakukan itu hanya memuaskan Hati kamu aja, kamu ingin memberi dan ingin berkorban ya karena emang Hati kamu ingin, karena kamu Cinta, karena kamu ada rasa ama dia, Hati kamu senang sama orang itu, coba kalau ga? Apa bisa kamu memberi atau berkorban? Itulah alasan kenapa waktu pacaran bisa sayang-sayangan pas putus jadi setan-setanan, hahahahahaha..
Lalu apa yang aku belajar? gimana caranya mencintai dengan benar? Kan tadi dibilang, ga mungkin mencintai tanpa berekspektasi.. Yup emang benar ga mungkin.. Tapi kita bisa ganti ekspektasinya.. Belajar Mencintai seperti Tuhan Mencintai kita, yaitu Mencintai tanpa keinginan untuk memiliki..
Itu seperti ngasi pinjam uang ke temen tapi ga berharap uang itu balik.. Kalu mau Mencintai ya Cintai aja ga usah pake embel-embel ini itu.. Kaya kamu kasi sedekah ke anak jalanan atau pengemis, apakah kamu ngasih abis itu kamu pikirin bakal dapat balasan apa? engga kan? kamu kasih ya kasih aja abis itu yaudah, nah sama dengan Mencintai juga seperti itu seharusnya.. Jadi ekspektasi nya berubah dari yang tadinya "ingin memiliki" jadi "ingin jadi orang baik"
Wah kalu gitu solusinya simple donk, gampang lagi dan kita bisa terhindar dari sakit Hati..
Kate siapeeeee???? Susah ituuuuuuu.. Sampai hari ini pun aku masih belajar mati-matian untuk bisa Mencintai tanpa ekspektasi dan tanpa keinginan untuk memiliki, jadi istilah nya kalau Cinta ku dibalas ya Syukur kalau ga dibalas yaudah, tetap Cintai dia sampai dia menemukan pasangan sejatinya..
Kalau gitu aku bukan pejuang Cinta donk? Karna ga berusaha dapetin dia.. Eeiiiitttsss kamu ngerti ga arti sebenarnya dari Pejuang Cinta?? Hahahahaha.. Nanti deh di artikel berikut nya aku bahas dan aku jabarin, itu pun kalu aku ingat dan ga malas hahahahahahaha...
Kamis, 26 Juli 2018
Genangan Kenangan dalam Angan
Kenangan adalah hari ini dimasa yang akan datang, akan menjadi apa kenangan itu nantinya, semua tergantung dari apa yang kita lakukan hari ini..
Begitulah kira-kira fakta kehidupan yang terjadi, tapi kalau gw ditanya "Krisna apa sih kenangan yang paling memorable dalam hidup lu?" Gw pasti diam dan melongo.. Karena gw jomblo?? Bukaaaannn.. Bukan karena itu.. Sue dah.. >.<
bukan karna gw punya banyak kenangan indah, tapi justru kebanyakan waktu dalam hidup gw terlalu mainstream, terlalu normal, terlalu datar alias biasa-biasa aja kaya wajah teman-teman gw..
Waktu gw kebanyakan gw abisin dalam zona aman dan nyaman. Dulu gw takut untuk mencoba, takut gagal, takut malu, takut diejek, takut dijauhin, takut ditolak dan takut-takut yang lain bersama teman-temannya.. Alhasil ya begini lah gw, muka sama hidup sama. Biasa-biasa ajahh,. Ga banyak kegagalan emang tapi ga banyak kemenangan juga. Monoton banget dah pokoknya dan ga banyak yg bisa di ceritain.. Datar meennn dataarr kaya perasaan dia ke guee :'(
Kadang gw iri melihat teman-teman gw udah pada nikah ketika mereka lagi pada kumpul bareng, (kalu ga bareng namanya ga kumpul brooo, lah iya..) Mereka bisa ketawa-ketawi ngakak sambil cerita tentang kenakalan-kenakalan dan kebodohan-kebodohan yang mereka lakukan di masa lalu. Dan gw?? Gw cuma diam aja sambil ikutan sesekali ketawa sambil ngambilin cemilan yang mereka beli, karena emang ga ada hal yang bisa gw ceritain.. Gw cuma seorang pelajar biasa dengan nilai yang biasa dan pergaulan yang biasa-biasa aja,. Karna dari kecil gw emang besar sebagai anak biasa yang penurut, taat, pemalu, minderan dan tampan 👀 jadi gw terbiasa jadi anak baik disekolah..
Dan gw nyesalllll donkkk kenapa waktu kecil dulu gw ga berani nakal hahahaha padahal berani nakal itu baik.. ehh maksud gw, gw tuh punya potensi yang sangat besar untuk jadi nakal.. hahaha lucu yah, orang tuh dimana-mana nyesal kenapa dia nakal dulu, tapi gw malah nyesal kenapa dulu gw ga nakal hahaha..
Mennnn mungkin udah telat kali yah kalau gw baru bicara soal penyesalan sekarang... Gw udah cukup berusia sekarang (baca: udah tua) dan udah banyak juga gw lost kontek sama teman-teman gokil gw dijaman dulu.. Kadang kangen juga sih ama mereka, soalnya gw harus kangen ama siapa lagi coba?? Ama siapaaa coba bilang??? Kejam! hidup ini sungguh kejam :'( ... Stop stop stop, kenapa jadi baper dah... Oke lanjut ceritanya..
Gw emang sedikit nyesal.. But, wait..
Gw emang sedikit nyesal.. But, wait..
Tunggu dulu, didunia ini ga ada kata terlambat selagi kita masih bernyawa.. Karena hidup selalu memberikan kita kesempatan kedua yang bernama hari esok.. Terus ceritanya gw baru mau nakal sekarang gitu? eebusyett ya engga lah udah kelewat jauh hahahahaha.. Bukan itu yang mau gw share.. Kan awalnya kita ngomongin kenangan yak? Kenapa dah malah jd pengen nakal?? Ga bener nih emang gw hahahaha..
Waktu kecil mungkin emang ga banyak hal berkesan yang gw lakukan yang bisa gw kenang sampai hari ini, tapi bukan berarti gw terlambat untuk menciptakan kenangan-kenangan indah itu.. Yang gw syukuri adalah gw masih hidup dan masih dalam keadaan normal dan masih jomblo :'( jadi gw masih bisa menciptakan kenangan-kenangan indah untuk gw kenang dan gw share kelak ke anak cucu gw (itupun kalu gw nikah dan punya anak, hopeless mode "ON")
Dan yah kalau ngomongin kenangan, sebenernya ada beberapa sih kenangan-kenangan yang cukup gokil yang gw lalui dari waktu kecil. Dari kenangan sepedaan ama temen sambil berharap nyasar tapi ga nyasar-nyasar (sampe berharap dapat pacar tapi ga dapat-dapat...... Ett dah, lah ini mah kisah sekarang ngapain gw ketik, sue dah..), trus PDKT sama cewe anak baru di kelas dengan cara memalukan dengan akhir yang memilukan (baru sadar ternyata gw emang punya bakat patah hati dari kecil, suram bener dah..) lalu tiduran di taman sampe guling-guling eh kecebur got, sama ngagetin mba-mba pake suara anj*ng, (sorry gw sensor biar ga disangka nge-gas)
Meskipun sebagian besar masa kecil gw, gw habisin dalam dunia khayalan, (bukan secara harafiah gw datang kedunia khayalan tapi emang dari dulu gw suka ngayal, sampe hari ini aja gw masih berkhayal dia juga suka ama gw :'( hiks) tapi gw cukup bangga dan bersyukur kalu gw ingat masa lalu gw yang lucu, jenaka dan menggemaskan.
Dan bersyukurnya adalah dengan diri gw yang sekarang, tentu gw lebih bisa menciptakan kenangan-kenangan yang jauh lebih indah, tanpa harus melibatkan kebodohan-kebodohan dan kesalahan-kesalahan yang ga perlu.. Gw bisa meminimalisir konflik-konflik atau perkara-perkara yang ga perlu, jadi gw bisa hemat energy karna untuk pura-pura bahagia itu menguras banyak energy..
So apa yang gw belajar dari sebuah kenangan?
1. Ga perlu takut juga untuk berbuat kesalahan, karena kesalahan yang kita lakukan hari ini akan jadi sesuatu yang kita tertawakan di masa depan.
2. Jangan sedih karena sebuah perpisahan, karena perpisahan membuat kenangan terasa indah.
3. Jangan mudah menyesal.. Jika sesuatu berjalan dengan baik, nikmatilah.. Jika sesuatu menjadi buruk, pelajarilah..
4. Move on..!! Fokus menciptakan kenangan-kenangan baru jangan terfokus pada kenangan lama dengan begitu kita ga akan kehabisan cerita, karena manusia dinilai dari kenangan yang ditinggalkannya.
LET'S CREATE OUR OWN MEMORIES..
Dan yah kalau ngomongin kenangan, sebenernya ada beberapa sih kenangan-kenangan yang cukup gokil yang gw lalui dari waktu kecil. Dari kenangan sepedaan ama temen sambil berharap nyasar tapi ga nyasar-nyasar (sampe berharap dapat pacar tapi ga dapat-dapat...... Ett dah, lah ini mah kisah sekarang ngapain gw ketik, sue dah..), trus PDKT sama cewe anak baru di kelas dengan cara memalukan dengan akhir yang memilukan (baru sadar ternyata gw emang punya bakat patah hati dari kecil, suram bener dah..) lalu tiduran di taman sampe guling-guling eh kecebur got, sama ngagetin mba-mba pake suara anj*ng, (sorry gw sensor biar ga disangka nge-gas)
Meskipun sebagian besar masa kecil gw, gw habisin dalam dunia khayalan, (bukan secara harafiah gw datang kedunia khayalan tapi emang dari dulu gw suka ngayal, sampe hari ini aja gw masih berkhayal dia juga suka ama gw :'( hiks) tapi gw cukup bangga dan bersyukur kalu gw ingat masa lalu gw yang lucu, jenaka dan menggemaskan.
Dan bersyukurnya adalah dengan diri gw yang sekarang, tentu gw lebih bisa menciptakan kenangan-kenangan yang jauh lebih indah, tanpa harus melibatkan kebodohan-kebodohan dan kesalahan-kesalahan yang ga perlu.. Gw bisa meminimalisir konflik-konflik atau perkara-perkara yang ga perlu, jadi gw bisa hemat energy karna untuk pura-pura bahagia itu menguras banyak energy..
So apa yang gw belajar dari sebuah kenangan?
1. Ga perlu takut juga untuk berbuat kesalahan, karena kesalahan yang kita lakukan hari ini akan jadi sesuatu yang kita tertawakan di masa depan.
2. Jangan sedih karena sebuah perpisahan, karena perpisahan membuat kenangan terasa indah.
3. Jangan mudah menyesal.. Jika sesuatu berjalan dengan baik, nikmatilah.. Jika sesuatu menjadi buruk, pelajarilah..
4. Move on..!! Fokus menciptakan kenangan-kenangan baru jangan terfokus pada kenangan lama dengan begitu kita ga akan kehabisan cerita, karena manusia dinilai dari kenangan yang ditinggalkannya.
LET'S CREATE OUR OWN MEMORIES..
Langganan:
Postingan (Atom)

