Kamis, 16 Agustus 2018

Mari Bicara Tentang Cinta..


Kalau mau bicara soal Cinta, udah pasti ga ada abisnya deh.. Seluruh dunia tau, semua orang punya, dan setiap manusia mengalami nya.. Cinta itu sangat unik loh, dia bisa menjadi hal yang sangat menyenangkan untuk diceritakan tapi sekaligus bisa menjadi hal yang sangat menyedihkan untuk diingat-ingat lagi..

Sebagian orang sangat suka membahas dan berbicara dengan lantang soal Cinta. Tapi sebagian juga ada yang enggan dan bahkan merasa lebay jika ngomongin Cinta. Jadi kamu yang mana? haha.. Kalau aku, aku suka membahas banyak hal tentang manusia dan kehidupannya, tentunya Cinta itu termasuk di dalam nya hehehe..

Tapi sayang nya kisah ku soal Cinta itu engga banget untuk di ceritakan, jadi kalau mau tau silahkan tanya langsung aja yah soalnya ga akan ku share disini hahaha..

Kita hidup didunia yang penuh akan Cinta, bahkan Cinta diagung-agung kan sebagai motivasi dan alasan terkuat seseorang berjuang melampaui batasan dirinya. Entah itu Cinta untuk Tuhan nya, Cinta untuk keluarganya, Cinta untuk pasangan nya atau bahkan Cinta untuk hartanya. Suka engga suka, kita hidup dikelilingi oleh Cinta dengan segala antek-anteknya.


Ketika kita lagi jatuh Cinta, kita bisa menjadi orang yang sangat berkorban. Kita bisa rela melakukan apa aja untuk membuat orang yang kita Cintai bahagia. Dan seketika kita bisa lebih mementingkan orang lain dari pada diri kita sendiri. Tiba-tiba jadi orang yang perhatian banget, tiba-tiba jadi baik banget dan jadi rela berkorban, tiba-tiba jadi semangat melakukan apapun. 

Cinta memampukan kita untuk melakukan hal-hal yang sulit, bahkan yang tadinya enggan kita lakukan pun jadi bisa kita lakukan dengan sukarela atas nama Cinta, hahaha.. 

Atas nama Cinta kita bisa melakukan banyak hal gila dan hal-hal yang ga pernah kita kepikiran sedikitpun oleh kita. Sampe ketika Cinta itu hilang kita jadi mikir, "kok aku bisa bego banget yah dulu hahahaha"


Tapi ironisnya adalah, kita hidup didunia yang penuh dengan Cinta namun banyak orang yang terluka dan tidak bahagia.. Dan lebih lucunya lagi adalah, justru banyak orang yang terluka itu ya karena si Cinta yang seharusnya membawa kebahagiaan.. Lalu buat apa ada cinta? (biasa nya ini pertanyaan yang ditanyakan orang-orang galau yang baru ditolak atau patah hati karena putus cinta). Aku sendiri ga punya jawaban atas pertanyaan itu, karena kisah cintaku selama ini selalu berakhir tragis, hiks..


Pernah ga sih kamu suka sama seseorang tapi Cinta kamu ga berbalas? alias bertepuk sebelah tangan.

Cinta tapi ga bisa memiliki.. Mau ketemu tapi ga bisa, chat pun ga direspon, mau telp tapi takut, kamu kangen banget ama dia tapi kamu ga tau harus berbuat apa dan ga bisa berbuat apa-apa juga.
Kamu melakukan segala cara untuk menarik perhatian dia tapi dia tetap cuek dan ga perduli. Bahkan sampai titik dimana kamu lagi hangout dan happy-happy sama teman-teman kamu pun kamu ga berasa bahagia, kamu cuma pura-pura bahagia aja didepan teman-teman kamu tapi didalam hati kamu, kamu menangis.. Dan kamu berasa hidup terasa begitu hambar hanya karena dia ga membalas Cinta kamu, sampe kamu berpikir "buat apa ada cinta?"
pernah kaya gitu?

Atau pernah ga kamu hidup bertahun-tahun tanpa Cinta? Tanpa feeling apapun? Kamu kerja, jalan-jalan kemana pun kamu mau, melakukan semua yang kamu suka, punya banyak teman, hidup setiap hari dengan canda dan tawa, hidup serasa bahagia dan tanpa beban hingga kamu bosan.. Dan sampai suatu ketika pas kamu pulang kerumah lalu kamu masuk kamar, kamu duduk dan terdiam.. Ga bisa berpikir apa-apa? padahal kamu ga lagi sedih, ga lagi badmood, ga lagi ada masalah juga. Hidup kamu berjalan dengan lancar, semua baik - baik aja, tapi entah kenapa kamu merasa hampa.. Merasa seolah kaya robot. sampai kamu berpikir "kayanya aku butuh Cinta"

pernah kaya gitu?

Well ya setiap insan didunia jelas pasti pernah ngalamin salah 1 dari efek negatif dari si Cinta itu sendiri. Nama nya juga manusia yang berperasaan pasti pernah bergumul dengan perasaannya.


Kegagalan ku atas Cinta selama ini memberiku banyak sekali pelajaran berharga, alih-alih mendapatkan jawaban "kenapa harus ada Cinta?" Aku malah menemukan cara bagaimana supaya tidak tersakiti oleh Cinta, hahahaha.. (Seriusan? iya seriussssssss..!!)

Ada pepatah bilang Cinta iut kata kerja, artinya ya kalau ada orang yang bilang Cinta maka orang itu harus berusaha membuktikannya dengan perbuatannya. Tapi yang nama nya sebuah usaha akan selalu di ekori oleh yang namanya ekspektasi, dan kamu tau? Itulah akarnya kenapa Cinta bisa begitu menyakitkan.. Yaitu ketika kamu ga mendapatkan balasan yang sesuai dengan ekspektasi kamu..

Kamu chat dia, kamu berharap dia balas chat kamu eh rupanya chat nya cuma di read dan ga di balas ama dia, kamu Cinta dia tp dia engga Cinta kamu, maka timbul lah kekecewaan itu. Ketika kamu mencintai seseorang, tanpa kamu sadar kamu pasti punya ekspektasi untuk dicintai balik oleh orang yang kamu Cintai betul kan?

Karena Cinta berbanding lurus dengan EKSPEKTASI. Semakin besar Cinta dan pengorbanan nya biasanya akan semakin besar juga Ekspektasinya. itulah alasan kenapa begitu banyak pasangan ribut dengan alasan pasangan nya ga bisa mengerti dia, pasangannya begini, pasangan nya begitu.. hahahaha..

Dan yah jujur, itulah yang menghancurkan aku selama ini. Ketika aku PDKT ama seseorang lalu orang itu ga respon, aku langsung kecewa dan mundur hahahaha.. Sue bener dah..

Lalu mungkin kah Mencintai tanpa Ekspektasi?? Jawaban nya GA MUNGKIN LAAHH.. Hahaha.... lalu gimana donk?
Aku sadar, emang ga mungkin mencintai tanpa expektasi tapi bukan berarti ga ada solusinya.. Beberapa tahun lalu aku menemukan sebuah gambar Quotes yang mengubah cara pandang dan cara pikir ku secara total.




Terjemahan nya kurang lebih seperti ini :

Suatu hari seorang manusia bertanya kepada Tuhan "apa bedanya CintaMU dan Cintaku?"
Tuhan tersenyum dan menjawab "burung diudara itulah CintaKU dan burung dalam sangkar itulah Cintamu"

Dan jegeeeerrrrr aku serasa di hantam petir.. 

Ketika kamu bilang Cinta, tanpa kamu sadar kamu pasti berekspektasi untuk memiliki, dan dasar dari keinginan untuk memiliki itu adalah ego, hal yang lumrah dan manusiawi memang, tapi hal itu lah yang banyak menghancurkan manusia..
Cinta erat kaitan nya dengan ego, meskipun kamu memberi dan berkorban untuk orang yang kamu Cintai, tetap aja kamu melakukan itu semua atas dasar ego kamu, soalnya yang kamu lakukan itu hanya memuaskan Hati kamu aja, kamu ingin memberi dan ingin berkorban ya karena emang Hati kamu ingin, karena kamu Cinta, karena kamu ada rasa ama dia, Hati kamu senang sama orang itu, coba kalau ga? Apa bisa kamu memberi atau berkorban? Itulah alasan kenapa waktu pacaran bisa sayang-sayangan pas putus jadi setan-setanan, hahahahahaha..

Lalu apa yang aku belajar? gimana caranya mencintai dengan benar? Kan tadi dibilang, ga mungkin mencintai tanpa berekspektasi.. Yup emang benar ga mungkin.. Tapi kita bisa ganti ekspektasinya.. Belajar Mencintai seperti Tuhan Mencintai kita, yaitu Mencintai tanpa keinginan untuk memiliki..

Itu seperti ngasi pinjam uang ke temen tapi ga berharap uang itu balik.. Kalu mau Mencintai ya Cintai aja ga usah pake embel-embel ini itu.. Kaya kamu kasi sedekah ke anak jalanan atau pengemis, apakah kamu ngasih abis itu kamu pikirin bakal dapat balasan apa? engga kan? kamu kasih ya kasih aja abis itu yaudah, nah sama dengan Mencintai juga seperti itu seharusnya.. Jadi ekspektasi nya berubah dari yang tadinya "ingin memiliki" jadi  "ingin jadi orang baik"

Wah kalu gitu solusinya simple donk, gampang lagi dan kita bisa terhindar dari sakit Hati..

Kate siapeeeee???? Susah ituuuuuuu.. Sampai hari ini pun aku masih belajar mati-matian untuk bisa Mencintai tanpa ekspektasi dan tanpa keinginan untuk memiliki, jadi istilah nya kalau Cinta ku dibalas ya Syukur kalau ga dibalas yaudah, tetap Cintai dia sampai dia menemukan pasangan sejatinya..

Kalau gitu aku bukan pejuang Cinta donk? Karna ga berusaha dapetin dia.. Eeiiiitttsss kamu ngerti ga arti sebenarnya dari Pejuang Cinta?? Hahahahaha.. Nanti deh di artikel berikut nya aku bahas dan aku jabarin, itu pun kalu aku ingat dan ga malas hahahahahahaha...

Kamis, 26 Juli 2018

Genangan Kenangan dalam Angan

Kenangan adalah hari ini dimasa yang akan datang, akan menjadi apa kenangan itu nantinya, semua tergantung dari apa yang kita lakukan hari ini..

Begitulah kira-kira fakta kehidupan yang terjadi, tapi kalau gw ditanya "Krisna apa sih kenangan yang paling memorable dalam hidup lu?" Gw pasti diam dan melongo.. Karena gw jomblo?? Bukaaaannn.. Bukan karena itu.. Sue dah.. >.<
bukan karna gw punya banyak kenangan indah, tapi justru kebanyakan waktu dalam hidup gw terlalu mainstream, terlalu normal, terlalu datar alias biasa-biasa aja kaya wajah teman-teman gw..

Waktu gw kebanyakan gw abisin dalam zona aman dan nyaman. Dulu gw takut untuk mencoba, takut gagal, takut malu, takut diejek, takut dijauhin, takut ditolak dan takut-takut yang lain bersama teman-temannya.. Alhasil ya begini lah gw, muka sama hidup sama. Biasa-biasa ajahh,. Ga banyak kegagalan emang tapi ga banyak kemenangan juga. Monoton banget dah pokoknya dan ga banyak yg bisa di ceritain.. Datar meennn dataarr kaya perasaan dia ke guee :'(

Kadang gw iri melihat teman-teman gw udah pada nikah ketika mereka lagi pada kumpul bareng, (kalu ga bareng namanya ga kumpul brooo, lah iya..) Mereka bisa ketawa-ketawi ngakak sambil cerita tentang kenakalan-kenakalan dan kebodohan-kebodohan yang mereka lakukan di masa lalu. Dan gw?? Gw cuma diam aja sambil ikutan sesekali ketawa sambil ngambilin cemilan yang mereka beli, karena emang ga ada hal yang bisa gw ceritain.. Gw cuma seorang pelajar biasa dengan nilai yang biasa dan pergaulan yang biasa-biasa aja,. Karna dari kecil gw emang besar sebagai anak biasa yang penurut, taat, pemalu, minderan dan tampan 👀 jadi gw terbiasa jadi anak baik disekolah..

Dan gw nyesalllll donkkk kenapa waktu kecil dulu gw ga berani nakal hahahaha padahal berani nakal itu baik.. ehh maksud gw, gw tuh punya potensi yang sangat besar untuk jadi nakal.. hahaha lucu yah, orang tuh dimana-mana nyesal kenapa dia nakal dulu, tapi gw malah nyesal kenapa dulu gw ga nakal hahaha..

Mennnn mungkin udah telat kali yah kalau gw baru bicara soal penyesalan sekarang... Gw udah cukup berusia sekarang (baca: udah tua) dan udah banyak juga gw lost kontek sama teman-teman gokil gw dijaman dulu.. Kadang kangen juga sih ama mereka, soalnya gw harus kangen ama siapa lagi coba?? Ama siapaaa coba bilang??? Kejam! hidup ini sungguh kejam :'( ... Stop stop stop, kenapa jadi baper dah... Oke lanjut ceritanya..

Gw emang sedikit nyesal.. But, wait..
Tunggu dulu, didunia ini ga ada kata terlambat selagi kita masih bernyawa.. Karena hidup selalu memberikan kita kesempatan kedua yang bernama hari esok.. Terus ceritanya gw baru mau nakal sekarang gitu? eebusyett ya engga lah udah kelewat jauh hahahahaha.. Bukan itu yang mau gw share.. Kan awalnya kita ngomongin kenangan yak? Kenapa dah malah jd pengen nakal?? Ga bener nih emang gw hahahaha..

Waktu kecil mungkin emang ga banyak hal berkesan yang gw lakukan yang bisa gw kenang sampai hari ini, tapi bukan berarti gw terlambat untuk menciptakan kenangan-kenangan indah itu.. Yang gw syukuri adalah gw masih hidup dan masih dalam keadaan normal dan masih jomblo :'( jadi gw masih bisa menciptakan kenangan-kenangan indah untuk gw kenang dan gw share kelak ke anak cucu gw (itupun kalu gw nikah dan punya anak, hopeless mode "ON")

Dan yah kalau ngomongin kenangan, sebenernya ada beberapa sih kenangan-kenangan yang cukup gokil yang gw lalui dari waktu kecil. Dari kenangan sepedaan ama temen sambil berharap nyasar tapi ga nyasar-nyasar (sampe berharap dapat pacar tapi ga dapat-dapat...... Ett dah, lah ini mah kisah sekarang ngapain gw ketik, sue dah..), trus PDKT sama cewe anak baru di kelas dengan cara memalukan dengan akhir yang memilukan (baru sadar ternyata gw emang punya bakat patah hati dari kecil, suram bener dah..) lalu tiduran di taman sampe guling-guling eh kecebur got, sama ngagetin mba-mba pake suara anj*ng, (sorry gw sensor biar ga disangka nge-gas)


Meskipun sebagian besar masa kecil gw, gw habisin dalam dunia khayalan, (bukan secara harafiah gw datang kedunia khayalan tapi emang dari dulu gw suka ngayal, sampe hari ini aja gw masih berkhayal dia juga suka ama gw :'( hiks) tapi gw cukup bangga dan bersyukur kalu gw ingat masa lalu gw yang lucu, jenaka dan menggemaskan.


Dan bersyukurnya adalah dengan diri gw yang sekarang, tentu gw lebih bisa menciptakan kenangan-kenangan yang jauh lebih indah, tanpa harus melibatkan kebodohan-kebodohan dan kesalahan-kesalahan yang ga perlu.. Gw bisa meminimalisir konflik-konflik atau perkara-perkara yang ga perlu, jadi gw bisa hemat energy karna untuk pura-pura bahagia itu menguras banyak energy..


So apa yang gw belajar dari sebuah kenangan?

1. Ga perlu takut juga untuk berbuat kesalahan, karena kesalahan yang kita lakukan hari ini akan jadi sesuatu yang kita tertawakan di masa depan. 
2. Jangan sedih karena sebuah perpisahan, karena perpisahan membuat kenangan terasa indah.
3. Jangan mudah menyesal.. Jika sesuatu berjalan dengan baik, nikmatilah.. Jika sesuatu menjadi buruk, pelajarilah..
4. Move on..!! Fokus menciptakan kenangan-kenangan baru jangan terfokus pada kenangan lama dengan begitu kita ga akan kehabisan cerita, karena manusia dinilai dari kenangan yang ditinggalkannya.

LET'S CREATE OUR OWN MEMORIES..

Jumat, 21 Juli 2017

Leadership X Me

Gw adalah manusia paling aneh sejagat, di satu sisi gw sangat berlogika dan menggantungkan segala keputusan gw berdasarkan pemikiran secara logika, tapi disisi lain gw hidup ala-ala seniman yang berantakan, penuh ketidakteraturan dan spontanitas.. Bayangin gimana kalau orang seperti gw ini jadi pemimpin? Kacau..!! Betul banget, kacaauuu..!!

Pak Muksin dalam Leaders Meeting berkali-kali bilang bahwa pemimpin itu bukan dipilih oleh manusia tetapi oleh Tuhan langsung dengan perantaraan pelayanNya, tapi gw ga sepenuhnya percaya.. Gw pikir masa iya orang kaya gw yang luar biasa nakal dan bebal malah dipilih Tuhan untuk mimpin, sedangkan ada kok orang yang lempeng-lempeng aja hidup nya tapi malah biasa-biasa aja ga jadi pemimpin..


Gw hidup dan menjalani leadership gw dengan keyakinan bahwa gw jadi pemimpin ya cuma karna ga ada lagi yang bisa dan mau untuk ambil tanggung jawab. Dan alhasil terjebak lah gw dengan tanggung jawab tanpa hati yang benar,..

Gw melakukan semua nya karena sebatas tugas dan tanggung jawab aja, dan kebetulan juga karna gw punya banyak waktu aja makanya gw ambil peran seorang pemimpin dalam gereja..

Sampai suatu ketika gw down, lelah dan stuck, capek banget rasanya.. grup ga bertumbuh, study mental semua, ga ada kemenangan dan jujur gw beban banget dengan begitu banyak nya ekspektasi orang terhadap gw yang ga bisa gw penuhin, karena emang jadi leader itu berbeda banget dengan gaya hidup gw yang ala seniman yang ga ada teratur-teratur nya..


Mau mundur ga dikasi, mau kabur ga bisa, mau maju pun ga mampu.. dan tiap hari gw menjerit dan mengeluh dalam hati, yaa meski di luarnya gw masih bisa ketawa ketiwi dan hura-hura..

Gw mulai mencari jawaban dan alasan kenapa semua ini semua terjadi dan ditimpakan ke orang kaya gw, gw ga enjoy men dan jujur gw udah ga tau lagi harus gimana..
bahkan beberapa kali gw berpikir untuk berhenti jadi leader dan jadi jemaat biasa-biasa aja, gw bisa memberi tanpa berkorban..

Tapi ga tau ada angin apa waktu itu, malam-malam sepulang gw nge grab gw berdoa di motor, doa nya simple, gw mempertanyakan status gw sebagai leader bener ga sih itu dari Tuhan.. lalu dalam kegalauan gw bernazar ama Tuhan "Tuhan kalau emang benar selama ini Engkau yg secara langsung milih saya jadi leader, bantu saya donk, biarkan saya studiin orang sampai selesai sampai dia dibaptis" (gw berani ngomong gitu krna selama ini study gw 100% mental dan gagal..) gw bilang "kalau benar itu terjadi, saya baru yakin bahwa Engkau yang menghendaki saya jadi leader dan saya ga akan kabur dari panggilan Engkau dan akan serius mengambil tanggung jawab leader"


Gw berkata-kata seperti itu seolah gw nantang Tuhan tapi sejujurnya gw desperate banget dengan hidup gw karna gw berasa begitu jahat, nakal, dan ga layak tapi masa iya Tuhan pakai orang seperti gw buat bantuin Dia..

Dalam hati sebenernya gw yakin studi kali ini bakal mental lagi.. waktu itu gw dapet study tapi baru masuk pelajaran pertama dan ketika mau ketemu untuk masuk ke pelajaran yang kedua, dia berkali-kali batalin janji, jadi waktu itu gw pikir yasudah lah yah.. ternyata benar kan pemikiran gw selama ini bahwa bukan Tuhan yang pilih gw jadi pemimpin, dan gw pun berhenti follow up dia, dan untuk pertama kalinya gw berasa yakin dan mantap bahwa peran gw akan berakhir disini..

kurang lebih 1 minggu kemudian tiba-tiba studi ini (setelah gw berhenti follow up in dia)  kirim pesan ke gw, bang kapan bisa study lagi? dan singkat cerita waktu berlalu dan jreng jreng jreng jreng ternyata dia jadi dibaptis, waduuhhh hahaha... 


Yusup dibaptis
dan sekarang gw sadar dan tau bahwa ini yg Tuhan inginkan dari hidup seorang Krisna.. Dan yeah as i promise to Him i will not running again, gw akan turutin dan hidupin panggilan ini dengan segala talent yang udh Tuhan kasi ke gw..

Jumat, 04 Desember 2015

a little bit from My Thought

Aku adalah pemurung yang periang, seorang yang suka menghabiskan waktu dalam canda tawa kesunyian.. Seorang penyendiri yang selalu berada ditengah keramaian dan berjalan bersama ditemani sang bayang dalam riuh langkah para manusia.. Dan seorang penakut yang selalu berada dalam barisan terdepan disetiap pertempuran..

Aku suka mencari arti kehidupan, menelisik ruang dan menelusuri jejak-jejak waktu dalam masa usiaku, mencoba mengenali hidup dalam segala usaha dan keterbatasan ku sebagai manusia. Dalam usahaku, aku menemukan arti kehidupan yang tak berarti, sebuah makna tanpa guna yang menjadi landasan hidup kaum manusia. Apakah gunanya hidup dengan segala daya upaya bersaing mati-matian memperebutkan sesuatu yang tidak bisa dibawa mati? Apakah gunanya bersusah payah dalam keluh kesah penuh peluh memperjuangkan sesuatu yang mendatangkan penderitaan?

Matahari terbit lalu terbenam dan segala makhluk hidup dibawah naungannya, sedih, senang, galau, canda dan tawa dalam air mata semua bersatu menghiasi kehidupan para anak cucu adam di alam ini, kita terlahir dengan keadaan yang sama, tinggal didunia yang sama dan akan kembali kepada Sang Pencipta yang sama, lalu kenapa kita hidup dengan berbeda tujuan? Lalu mengapakah kita saling bertentangan dan saling menjatuhkan? Kita hanyalah roh yang "berpakaian" daging dan tulang yang "mengendarai" batu bulat besar dari debu bintang yang tak berhenti berputar..

Apakah yang berharga? Dan apakah yang berguna? apakah peran manusia dalam panggung sandiwara kehidupan yang tanpa akhir? Jika hidup hanya sekedar hidup bukankah binatang dan tumbuhan juga hidup? Jika hidup hanya untuk beranak cucu, bukan kah setiap makhluk didunia jg melakukan itu? Lalu apakah bedanya dengan bangsa manusia yang katanya bijaksana? Apakah manusia diciptakan berbeda dari makhluk lain untuk berperang dan saling menjatuhkan? Dengan rasa iri dan keangkuhan seolah memiliki semesta..

Aku tertegun dan belajar..
Hanya karena kamu bernafas, bukan berarti kamu benar2 hidup.. Hidup adalah ketika ada orang yang mengakui keberadaan mu dan ketika hidupmu berperan dalam hidup orang lain..
Bersyukurlah, bukan untuk berkat yang kamu terima tetapi untuk berkat yang kamu berikan pada orang lain.
Bersukacitalah, bukan untuk hal baik yang terjadi padamu tetapi untuk hal buruk yang terhindar dari mu.
Berjuanglah, bukan untuk mendapatkan yang terbaik tetapi untuk memberikan yang terbaik dalam hidup.
Dan jika kamu tidak pernah berterima kasih atas segala rencanamu yang terjadi, maka jangan marah atas segala rencanamu yang tak terjadi.

Dan cara terbaik mengalahkan musuh adalah dengan menjadi sahabatnya.. Tuhan memberkati..

Rabu, 02 Desember 2015

Belajar dari manga one punch man

Belakangan aku lagi ngikutin cerita manga ini, dan kebetulan ini juga merupakan manga yang lagi booming karena keunikan ceritanya.

Bermula dari seorang pemuda pengangguran bernama saitama yg gagal dalam interview kerja, dan bisa dibilang gagal dalam karir nya, sehingga dia tidak memiliki semangat hidup sama sekali.. Pasrah dengan kehidupan dan menjalani hidup dengan tatapan suram.


Suatu hari ketika dia sedang dalam perjalanan pulang setelah ditolak dalam interview kerja, dia bertemu dengan monster kepiting yang sedang mencari anak kecil yang menjahilinya ketika si kepiting itu tidur.. Ketika mereka berhadapan muka bahkan si monster langsung iba melihat saitama yang memiliki tatapan suram dan membiarkan saitama hidup


Lalu tanpa sengaja ketika dia melanjutkan perjalanan, saitama bertemu dengan anak kecil yang dimaksud oleh si kepiting itu, berusaha untuk tidak peduli akhirnya saitama pergi meninggalkan anak kecil itu, tapi apa daya baru beberapa langkah monster itu muncul dan mencoba membunuh si anak, dan tanpa dia (saitama) sadar, dia malah reflek melindungi dan menyelamatkan anak kecil itu.. Dan itu adalah titik balik dari kehidupan nya, dia memutuskan untuk berhenti mencari kerja dan berusaha untuk jd superhero seperti yang dia impikan waktu kecil... Dan tanpa disadari itulah cikal bakal adanya assosiasi superhero didunia, dimana setiap orang yg merasa mampu dan punya kelebihan bisa menjadi superhero dan pendirinya adalah kakek dari anak yang diselamatkan oleh saitama. Saitma terus berlatih hingga dia menjadi super kuat sampai mampu mengalahkan musuh hanya dengan 1 pukulan dan menjadi pahlawan legendaris..


Saya berpikir andai saitama diterima kerja dan jadi karyawan tentu akan berbeda ceritanya, dan andai saitama menyerah dan memilih untuk bunuh diri, tentu nga akan ada pahlawan legendaris itu, atau andai dia memilih untuk menyerah dan pasrah (self pity) dan terlarut dalam kegagalannya dan tidak melakukan apa2 tentu dia hanya akan jd pecundang.. Aku merasa itu juga yang terjadi dalam hidup ku, aku banyak mengalami kegagalan, dan keputusasaan dan sering x itu membuat benar2 down, dulu aku pikir Tuhan kok nga adil banget kenapa hidup seperti ini.. Tapi aku belajar mungkin aja maksud nya bukan untuk membiarkan aku jatuh, tapi karena bukan itu jalan yg Tuhan rencanakan dalam hidup ku, mungkin Tuhan ingin aku jd "SuperHero" yang legendaris dari pada hanya sekedar jadi "karyawan" ya bisa dibilang hambatan itu datang bukan krna Dia ingin aku gagal tapi karena aku salah jalan dari rencana yg sudah ditentukan olehNya.